Penetapannya Sayyidina Abu Bakar Sebagai Kholifah
Tanggal 13 Rabi'ul Awwal tahun 11 Hijriyah, Sayyidina Abu Bakar di tetapkan menjadi Kholifah berdasarkan kesepakatannya Ummat Islam kecuali Sayyidina 'Ali. Tetapi, sesudahnya Siti Fathimah wafat, Sayyidina 'Ali baru mau mengakui Sayyidina Abu Bakar sebagai Kholifah.
Kemudian Sayyidina Abu Bakar berkhotbah yang artinya " Para hadirin sekalian. Saya diberi kekuasaan untuk memimpin kalian semua. Tetapi saya tidak merasa lebih baik, maka dari itu langkah perbuaatan saya yang demi kebenaran, bantulah ketika langkah saya menyimpang, luruskanlah. Jujur dan benar adalah Kepercayaan dan bohong adalah Khianat."
"Orang yang lemah bisa menjadi kuat, sebab ditambahkan haknya. Orang yang kuat bisa menjadi lemah sebab dikurangkan haknya. Jangan pernah kalian semua menininggalkan perang karena bisa dihinakan Allah. Kalian semua harus patuh terhadap saya dan saya patuh terhadap Allah dan utusannya. Sebaliknya, kalau saya tidak patuh terhadap Allah dan utusannya, kalian semua jangan patuha terhadap saya."
Sesudahnya Khotbah Sayyidina Abu Bakar mengajak Shalat berjama'ah supaya mendapatkan Rahmatnya Allah SWT.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar